celoteh

ngebut menuju beasiswa (3) - wawancara

Yuk, lanjut lagi ngebutnya. Saya ternyata dipanggil wawancara oleh panitia beasiswa. Agak susah dipercaya, mengingat hasil TOEFL dan TPA baru saya kirimkan di awal minggu itu.

To be honest, I’m not a big fan of interviews. Saya nggak pintar ngomong, nggak pintar ‘menjual’ kelebihan. Tapi seorang teman saya bilang, yang penting jadi diri sendiri. Yanti yang menyenangkan buat diajak ngobrol, dan coba sembunyikan dulu itu garing dan judesnya, hehe.

Tanggal 2 April saya datang ke Gedung Depkominfo di Medan Merdeka. Ketemu dan ngobrol2 dengan kandidat2 lain, antara lain dgn Didin yg ternyata temannya adik ipar saya (Bandung memang cuma selebar kolor superman), dan dgn Muthia yg maniiiis. Ih, ternyata saya termasuk golongan manula untuk ukuran kandidat S2. Yang lain rata2 angkatan 2000an dan umurnya belum 30. Humm, kebayangnya saya lagi jadi tomat merah-tua-menjelang-busuk di antara tomat2 lain yang baru mau jadi merah, hehe.


Wawancara itu sendiri, alhamdulillah lancar2 saja. Bu Gati dan rekannya - seorang bapak yang saya lupa namanya - malah banyak memberi bumbu ketawa. Wawancara yang berlangsung sekitar 30 menit dalam bahasa Inggris itupun jadi nggak terlalu menegangkan. Pertanyaannya seputar motivasi kenapa saya mau sekolah lagi, kenapa saya mengambil jurusan IT, lalu apa saja pengalaman saya di dunia kerja, dan kenapa saya selingkuh dari dunia telco ke dunia IT.

To do list

Entah kenapa optimisme saya bangkit saat wawancara itu. Tiba2 saya merasa punya peluang yang cukup besar. Apalagi saat di akhir wawancara, Bu Gati bilang, ‘Wah ini Yanti harus cepat2 cari sekolah nih. Kan kalau diterima, harus berangkat tahun ini‘.

Saya jadi panik sendiri. Nggak ada yang bisa diajak ikut panik. Dan panik ini benar2 saya buat sendiri. Salah sendiri kemarin2 itu saya nggak cepat2 cari sekolah sejak awal daftar beasiswa. Hmm, tapi kan saya nggak akan ngira kalau punya peluang diterima. Wek :P

Terhitung sejak malam itu, saya jadi rajin bergadang. Tau sih, kata Bang Haji nggak boleh. Tapi ini ada tujuannya kok: browsing2 sekolah. Seperti sudah saya ceritakan sebelumnya, negara tujuan studi haruslah salah satu dari yang sudah ditetapkan Depkominfo: Inggris, Belanda, Perancis, Swedia atau Australia. Universitasnya pun sudah tertentu, seperti yang ada dalam shortlist.

Saya memilih Australia krn dekat, jadi harga tiket kalau2 mau pulang liburan pun masih terjangkau (Abang nggak bisa ikut, ingat kan?). Abang juga usul untuk mencari sekolah di Inggris, karena program master di sana hanya setahun.
Jadi saya kombinasikan: prioritas pertama ada pada program2 master of IT di Australia yang lamanya cuma setahun, dan harus ada dalam shortlist universitas dari Depkominfo. Misalnya di University of Sydney.

Terlepas dari ke universitas manapun saya memasukkan aplikasi, ada beberapa hal yang harus saya persiapkan:
1. Tes bahasa Inggris yang diakui internasional, International TOEFL atau IELTS
2. Terjemahan ijasah
3. Rekomendasi (termasuk minimal satu dari profesor ketika studi S1 dulu)
4. Essay
5. Paspor, kalau2 jadi berangkat

Whoa, banyak ya PR saya. Di tulisan berikutnya ya :)

Popularitas: 3%

Berikan komentar

: Baris dan paragraf muncul secara otomatis.
Alamat e-mail Anda tidak akan ditampilkan, tetapi harus diisi.
HTML yang diijinkan: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>

Belum memiliki Gravatar? Dapatkan Gravatar Anda sekarang!
:
Nama dan alamat e-mail harus diisi
:
:
:confused: :mrgreen: :devil: :shock: :sleep: :smile: :think: :???: :cool: :grin: :kiss: :nerd: :oops: :razz: :roll: :siul: :wink: :cry: :doh: :lol: :mad: :sad:

 

Google
 

baca dulu
cari dalam celoteh
acak di gelar gambar
Pegang botol
kilas
panjat pinang harus dilarang
21.08.2008

karena tidak sesuai dengan semangat “go green”, kata Pak Puji.

kecuali, tentunya, untuk setiap pinang yang ditebang, langsung ditanam bibit pohon baru :)

Popularitas: 3%

ngumpulin resensi
23.08.2007

di resensi rame2. ada yang mau gabung?

Popularitas: 3%

mantan jomblo
23.08.2007

banyak deh, keluhan2 suami (dan istri sebetulnya), tentang hal2 yang ga terbayangkan sewaktu masih jomblo dulu.
dirangkum dengan so sweet dan menghibur oleh Cak Moki.

Popularitas: 3%

sponsor
Text Link Ads
Your Ad Here
sindikasi

RSS 2.0 untuk celoteh RSS untuk celoteh
RSS 2.0 untuk komentar RSS untuk komentar

afiliasi
kenangan lawas
kategori
aktualita (RSS) (27)
buku (RSS) (9)
fesyen (RSS) (9)
film (RSS) (6)
ilham (RSS) (49)
karya (RSS) (9)
keseharian (RSS) (82)
kisah kecil (RSS) (84)
kuliner (RSS) (11)
life without highheels (RSS) (6)
musik (RSS) (11)
perjalanan (RSS) (6)
pribadi (RSS) (23)
resensi (RSS) (16)
celoteh terakhir
komentar terakhir
videoparkour: Тут мне каж
Worker: Hi, Super post, Ne
anabeatly: Fund "MultiIGroup" i
gimmemusicfree: yo, I was looking
Audi: Хочу сказа
celoteh terpopuler

 

JANGAN ASAL COPY PASTE..