WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
SHOW COLUMNS FROM wp_tla_data LIKE 'post_id'
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
ALTER TABLE `wp_tla_data` ADD `post_id` BIGINT( 20 ) UNSIGNED NOT NULL DEFAULT '0' AFTER `id` ;
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
ALTER TABLE `wp_tla_data` ADD INDEX ( `post_id` ) ;
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
SELECT * FROM wp_tla_data
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
SHOW COLUMNS FROM wp_tla_data LIKE 'post_id'
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
ALTER TABLE `wp_tla_data` ADD `post_id` BIGINT( 20 ) UNSIGNED NOT NULL DEFAULT '0' AFTER `id` ;
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
ALTER TABLE `wp_tla_data` ADD INDEX ( `post_id` ) ;
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
SELECT * FROM wp_tla_data
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
SHOW COLUMNS FROM wp_tla_data LIKE 'post_id'
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
ALTER TABLE `wp_tla_data` ADD `post_id` BIGINT( 20 ) UNSIGNED NOT NULL DEFAULT '0' AFTER `id` ;
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
ALTER TABLE `wp_tla_data` ADD INDEX ( `post_id` ) ;
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
SELECT * FROM wp_tla_data
Bingung…
Rambut gue belakangan ini rontoknya lumayan parah. Kehilangan yang cukup berarti, secara 68% hairdresser yang pernah menangani kepala gue berkomentar, “Mbak rambutnya halus ya” atau “Ih ternyata rambutnya dikit ya, Teh?”
(Pengen banget deh teriak, “Mbak, gue ke sini buat krimbat sama blow, BUKAN BUAT DIKOMENTARIN!”)
Sudah sedikit dan halus begitu, masih rontok pulak
.
Padahal sudah lama juga lho, gue nggak menyiksa rambut gue sedemikian rupa.
Rebonding? Terakhir Agustus 2006.
Cat? OK, OK.. terakhir dua bulan yang lalu.
Ganti sampo? Nggak. Dove Moisture Therapy sudah menemani selama 2 tahun. Tapi gue memang baru nyoba L’oreal Anti Hair Loss Hair Mask yang pot-nya warna kuning itu. Anti Hair Loss ya, catet.
Stres? Hmm.. hmm…
Habis sakit? Nggak. Cuma habis kehilangan yang lebih berharga daripada rambut, bakal calon anak yang kemudian digelari blighted ovum.
Nyokap udah ribut nyuruh gue potong rambut. Abang juga berusaha meyakinkan bahwa gue bakal pantes berambut pendek. Hmm, medium lah, sebahu. Masalahnya, GUE yang selalu merasa rambut pendek itu nggak gue banget. Kenapa?
Pertama, karena rambut gue keriting dan agak ngembang. Dan halus, masih ingat?
Kedua, karena sejak lulus SMA gue hampir nggak pernah berambut pendek. Kecuali sebelum berangkat ke Jerman (biar irit), tahun 2000, dan waktu hamil Naila.
Tadi gue sempat browsing2 model2 rambut keriting dengan panjang sedang. Untuk bentuk wajah oval, karena thank God, gue nggak punya masalah dengan pipi tembem yang sering membuat orang ogah punya rambut pendek. Banyak juga sih yang lucu2. Tapi akhirnya gue sampai pada kesimpulan, kayaknya lucu atau nggaknya tergantung tampang juga deh. Lha jidat jenong, mata berkantung, kacamata nerdy dan hidung jambu kayak gue gini, rasanya kok nggak pantes pake model2 rambut yang lucu2 itu ya?
Gimana dong? Atau gue aja yang sounds so desperate ya?
Oh ya, kira2 rambut gue mau gue bikin seperti gambar di samping. Pantes nggak ya, walaupun gue nggak se-cute Alyssa Milano?
Or should I forget about it, karena rambut gue lebih kriwil lagi dari itu?
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
SHOW COLUMNS FROM wp_tla_data LIKE 'post_id'
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
ALTER TABLE `wp_tla_data` ADD `post_id` BIGINT( 20 ) UNSIGNED NOT NULL DEFAULT '0' AFTER `id` ;
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
ALTER TABLE `wp_tla_data` ADD INDEX ( `post_id` ) ;
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
SELECT * FROM wp_tla_data
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
SHOW COLUMNS FROM wp_tla_data LIKE 'post_id'
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
ALTER TABLE `wp_tla_data` ADD `post_id` BIGINT( 20 ) UNSIGNED NOT NULL DEFAULT '0' AFTER `id` ;
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
ALTER TABLE `wp_tla_data` ADD INDEX ( `post_id` ) ;
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
SELECT * FROM wp_tla_data
Oh no, another new year??? Another good time for resolutions?
Awal tahun 2006 lalu, gue berusaha menulis lima resolusi yang ingin gue capai di tahun itu. Alasan gue, resolusi adalah target, yang membuat kita lebih fokus dalam usaha untuk mencapainya.
Sementara awal tahun 2007, gue nggak membuat resolusi baru. Hanya mengevaluasi resolusi tahun sebelumnya, dan berusaha meneruskan apa yang belum tercapai. Ini karena gue merasa, resolusi yang gue buat ternyata nggak efektif. Tujuan semula, untuk lebih fokus dengan target, ternyata belum bisa dicapai.
Kenapa hal itu bisa terjadi? Bisa jadi memang usaha gue kurang. Bisa jadi situasinya nggak mendukung. Tapi bisa jadi juga karena resolusinya dibuat dengan kurang baik. Maksudnya, resolusi yang sedianya ingin gue jadikan sebuah target, ternyata hanya gue rumuskan seperti sebuah mimpi. Padahal target dan mimpi adalah sesuatu yang berbeda.
Punya mimpi itu harus. Mumpung masih gratis
. Tapi kalau mimpi itu ingin diwujudkan, gue lebih suka menyebutnya target atau tujuan. Mimpi letaknya di awang2, sementara target lebih membumi. Target adalah penjabaran dari sebuah mimpi yang sudah harus memiliki sifat SMART: Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Timely.
Yuk, kita lihat satu2, bagaimana sebaiknya sebuah SMART resolusi itu dibuat.
Specific
Misalnya gue ingin membuat resolusi 2008: menjadi lebih kurus. Maka target itu harus dijelaskan secara spesifik dengan angka. Kuantitatif, begitu. Baik secara jumlah, persentase, atau frekuensi, tergantung konteksnya.
Jadi, gue harus mengatakan, resolusi gue adalah menurunkan berat badan sebesar 5 kg, atau 9% dari berat gw semula. Sekali lagi, ini contoh ya
.
Measurable
Untuk target menurunkan berat badan di atas, harus ada sistem yang dapat mencatat/merekam kemajuan gue. Yang paling penting tentu, gue harus punya akses terhadap sebuah timbangan, setidaknya setiap kali gue dijadwalkan menimbang badan.
Lalu untuk mencatatnya, gue bisa memanfaatkan program spreadsheet seperti Excel. Atau bisa juga tracker gratisan yang imut2 seperti yang disediakan oleh Ticker Factory.
Achievable
Sekarang, saatnya untuk jujur pada diri sendiri. Apakah ada kemungkinan target itu berhasil dicapai, walaupun sulit? Memang, target yang terlalu ringan membuat kita kurang bersemangat memberikan usaha ekstra. Sebaliknya, target yang berlebihan pun membuat kita malas berusaha. Toh, sudah pasti nggak tercapai!
Jadi, kira2 turun 5 kg dalam waktu 12 bulan itu bisa tercapai nggak?
Relevant
Agak filosofis, tujuan yang ingin gue capai di atas, apakah memang sesuatu yang benar2 gue inginkan dan akan menjadikan gue seseorang yang lebih baik? Apakah tujuan ini selaras dengan the bigger picture yang ingin gue capai jangka panjang? Atau jangan2 gue hanya menginginkannya karena ikut2an? Ini penting untuk ditinjau ulang, karena sebuah tujuan yang relevan dengan seseorang dan penting baginya, akan lebih mudah dicapai. Lagian, untuk apa buang2 tenaga dan waktu untuk sesuatu yang nggak penting? 
Hayo Neng, kenapa coba pengen kurus? Kalau gue sih, bukan cuma semata2 ingin cantik untuk membuat Abang tambah sayang (juga bukan biar tambah laku! Buat gue, cukup satu suami kok
). Yang utama karena sudah merasakan betapa gendut itu nggak enak, kesehatan jadi mudah terganggu: kolesterol tinggi, mens nggak teratur,…. Dan tentunya, susah cari baju yang nyaman dan gaya.
Timely
Untuk pencapaian tujuan ini, perlu ada kerangka waktu yang jelas. Kapan akan dimulai, kapan harus selesai/tercapai. Khusus untuk resolusi tahunan tentunya ini mudah: dimulai tanggal 1 Januari 2008 dan harus selesai tanggal 31 Desember 2008. Atau mau lebih cepat? Bisa2 saja.
Kalau perlu, gue membuat deadlines tambahan, misalnya triwulanan.
Rumit, Jeng? Nggak juga, tapi memang menuntut effort lebih daripada sekedar menyatakan, resolusi tahun 2008 adalah menjadi orang yang lebih taqwa. Itu baru visi, mimpi.
Sebagai penutup, here comes my 2008 resolution.
. Caranya, olahraga seminggu sekali lah..Mati gue, ternyata banyak juga! Tambah satu ah, jangan sering2 nangis lagi, udah gede! Eh, itu bukan SMART resolution ya?
]]>WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
SHOW COLUMNS FROM wp_tla_data LIKE 'post_id'
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
ALTER TABLE `wp_tla_data` ADD `post_id` BIGINT( 20 ) UNSIGNED NOT NULL DEFAULT '0' AFTER `id` ;
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
ALTER TABLE `wp_tla_data` ADD INDEX ( `post_id` ) ;
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
SELECT * FROM wp_tla_data
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
SHOW COLUMNS FROM wp_tla_data LIKE 'post_id'
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
ALTER TABLE `wp_tla_data` ADD `post_id` BIGINT( 20 ) UNSIGNED NOT NULL DEFAULT '0' AFTER `id` ;
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
ALTER TABLE `wp_tla_data` ADD INDEX ( `post_id` ) ;
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
SELECT * FROM wp_tla_data
I know, I know.. It’s been a long time. Where have you been, Neng?
Ada, gue nggak ke mana2.
Gue lebih sibuk dari biasanya. Pegang dua proyek di dua divisi yang berbeda. Dikejar2 dua boss - nggak pake lari2 tapinya, kan gue udah bilang nggak ke mana2
.
Selain itu, lagi “puyeng” juga, tiba2 nggak mood nulis atau blogwalking sama sekali. Jarang2 gue kehilangan mood segini lama. Kenapa, nggak usah dibahas lah ya. Karena gue sendiri nggak tau kenapa
Untuk beradaptasi kembali dengan dunia blog, gue memilih untuk meneruskan tag dari this mother of three tentang delapan random facts or habits about myself.
So here we go.
)
). Gue galak, emosional, tapi cengeeeennngg, baca cerita yang mengharukan gitu bisa nangis. Suka ngegaring, jayus banget, tapi gaya ngomong dan suaranya centiiiilll.
. Waktu kuliah dan magang bisa minum tiga cangkir dalam sehari. Setelah kerja jadi dua. Waktu hamil, secangkir sebulan. Setelah melahirkan, kembali jadi dua sehari.
.Belum ada ide untuk ngetag siapa2. Ada yang berminat?
]]>WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
SHOW COLUMNS FROM wp_tla_data LIKE 'post_id'
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
ALTER TABLE `wp_tla_data` ADD `post_id` BIGINT( 20 ) UNSIGNED NOT NULL DEFAULT '0' AFTER `id` ;
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
ALTER TABLE `wp_tla_data` ADD INDEX ( `post_id` ) ;
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
SELECT * FROM wp_tla_data
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
SHOW COLUMNS FROM wp_tla_data LIKE 'post_id'
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
ALTER TABLE `wp_tla_data` ADD `post_id` BIGINT( 20 ) UNSIGNED NOT NULL DEFAULT '0' AFTER `id` ;
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
ALTER TABLE `wp_tla_data` ADD INDEX ( `post_id` ) ;
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
SELECT * FROM wp_tla_data
Rasanya sih gue sudah nggak segitunya lagi sama blog.
Update? Masih lah, diusahakan sekali sampai dua kali dalam seminggu.
Blogwalking? Seminggu sekali saja. Makanya kalau gue terkesan sombong atau kurang ramah, ya ma’ngap… Itu cuma kesan kok
.
Kehabisan ide? SERING BANGET! Karena gue bukan tipe penulis diary yang bisa menceritakan keseharian secara detil. Curhat pun nggak biasa di blog, karena merasa “ditelanjangi” oleh penghuni dunia maya yang kadang nggak gue kenal
.
Jenuh? Nggak juga sih.
Bosan? Nggak juga!
Sewaktu Andry mengangkat masalah ini di milis member Merdeka, walaupun gue nggak ikut berkomentar, sebenarnya gue juga merasakan hal yang mirip. Blog kinda turns me off. Padahal untuk hal2 lain gue masih gampang turned on
.
74%Hari ini saat blogwalking, gue menemukan kuis tentang tingkat kecanduan terhadap narko-blog di rumah maya Pak Pujiono, yang ternyata merasakan hal serupa. Enda, mantan Bapak Blog Indonesia, dan istrinya Nita, dalam setahun postingnya bisa dihitung dengan jari.
Apa ini gejala yang umum menjangkiti blogger yang sudah lebih dari 3 tahun ngeblog? Tapi rasanya Priyadi nggak begitu. Thalia nggak begitu. Okke juga nggak.
Ah sudahlah. Yang jelas, hasil kuis ini bilang bahwa gue masih terjangkiti kecanduan narko-blog sebanyak 74%.
]]>WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
SHOW COLUMNS FROM wp_tla_data LIKE 'post_id'
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
ALTER TABLE `wp_tla_data` ADD `post_id` BIGINT( 20 ) UNSIGNED NOT NULL DEFAULT '0' AFTER `id` ;
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
ALTER TABLE `wp_tla_data` ADD INDEX ( `post_id` ) ;
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
SELECT * FROM wp_tla_data
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
SHOW COLUMNS FROM wp_tla_data LIKE 'post_id'
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
ALTER TABLE `wp_tla_data` ADD `post_id` BIGINT( 20 ) UNSIGNED NOT NULL DEFAULT '0' AFTER `id` ;
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
ALTER TABLE `wp_tla_data` ADD INDEX ( `post_id` ) ;
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
SELECT * FROM wp_tla_data
Gue percaya kartun bisa memperkaya imajinasi anak. Tentunya dengan porsi yang tepat, nggak berlebihan. Bukan dengan membiarkan anak anteng nonton kartun sepanjang sore, karena dengan begitu orang tuanya bebas mengerjakan pekerjaan rumah tangga atau beristirahat.
Dan sesuai dengan umur tentunya. Siapa bilang film kartun hanya untuk anak2? (Emmmm…. to be honest Mama gue termasuk yg menganggap orang dewasa penonton kartun adalah aneh
). Seperti juga saudaranya yang dua dimensi, komik, kita sama2 tahu bahwa banyak film kartun yang ditujukan untuk remaja, bahkan orang dewasa. Bukan, maksud gue bukan hentai lho ya!
Sebetulnya gue sendiri “melanggar” aturan the right cartoons for the right age. Salah satu kartun favorit gue adalah Powerpuff Girls. Cerita tentang tiga anak TK yang “diciptakan” dari sugar, spice and everything nice dengan tambahan Chemical X sehingga memiliki kekuatan super.
Bukan mengidolakan, tapi gue malah mempersonifikasikan diri gue dalam Blossom. Si pemimpin yang kadang bossy, lebih dewasa daripada Bubbles yang polos, tapi nggak segalak Buttercup yang paling disukai Naila. Hobi membaca, paling cerdas dari semuanya, tapi kadang arogan. Dia juga yang paling centil dengan rambutnya yang panjang dan disisir seratus kali setiap menjelang tidur.
Sounds like me, no?
Di sebuah forum, teman2 sempat membahas tentang hal ini. Tokoh kartun mana yang paling mirip dengan diri kita masing2?
Ada yang bilang Kapten Tsubasa karena hobinya main sepak bola. Ada yang bilang Marge Simpson, karena dia seorang ibu rumah tangga yang super sabar. Agak lemot tapi menyenangkan seperti Patrick sahabat Spongebob. Bahkan ada merasa dirinya freak dan gothic seperti Emily Strange.
Atau lebih ke arah fisik, seperti yang merasa seperti Winnie the Pooh karena gemuk
. Rambut ngebob yang alih2 seperti Dian Sastro, malah seperti Dora The Explorer. Kecil berkacamata dan selalu ingin tahu seperti Detektif Conan.
Getting older, mature and having children don’t mean losing your imagination. Come on, reveal your darkest imagination and answer my question. In which cartoon character do you see yourself?
]]>WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
SHOW COLUMNS FROM wp_tla_data LIKE 'post_id'
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
ALTER TABLE `wp_tla_data` ADD `post_id` BIGINT( 20 ) UNSIGNED NOT NULL DEFAULT '0' AFTER `id` ;
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
ALTER TABLE `wp_tla_data` ADD INDEX ( `post_id` ) ;
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
SELECT * FROM wp_tla_data
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
SHOW COLUMNS FROM wp_tla_data LIKE 'post_id'
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
ALTER TABLE `wp_tla_data` ADD `post_id` BIGINT( 20 ) UNSIGNED NOT NULL DEFAULT '0' AFTER `id` ;
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
ALTER TABLE `wp_tla_data` ADD INDEX ( `post_id` ) ;
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
SELECT * FROM wp_tla_data
Ijinkan saya curhat ya. Nggak seperti beberapa blogger perempuan yang saya kenal, saya jarang bisa curhat di blog.
Saya lagi nangis.
Saya habis liat foto2 si cantik Lentera yang menerangi hari2 Clodi dan Agus. Ekspresi2nya membuat saya semakin rindu bayi. Gesturnya saat baru usia dua minggu. Tawanya saat difoto di dengan boneka Santa Claus. Gemuk perutnya, lipatan2 di tangan kakinya yang terliat saat dimandikan Papanya. Semua mengingatkan saya pada si kriwil waktu seumurnya dulu.
Sudah setahun lebih kami berusaha, dengan cara yang dengan kehendakNya berhasil memunculkan N ke dunia dan memampirkan Z ke dalam rahim dan hari2 saya.
Sudah beberapa USG membuktikan perangkat saya baik2 saja. Dan pemeriksaan saluran telur dengan HSG yang ternyata mulesnya lebih dari sakit haid itu juga menunjukkan bahwa nggak ada penyumbatan.
Soal jarang ketemu suami, rasanya sih bukan masalah besar ya. Setahun terakhir justrusering ketemu karena tugas ke Jakarta. Dan saat saya hamil Z pun, keadaannya sudah seperti ini.
Tapi burung bangau itu belum datang juga. Membawa adiknya Naila yang kami impi2kan.
Saya mulai menganggap candaan “Jadi nggak bisaeun ya, makin tua teh?”, atau “Kurang rajin sih!”, atau malah celetukan nakal “Butuh bantuan?” sebagai sesuatu yang insulting. Saya mulai merasa ditertawakan.
Saya mulai suka menyalahkan keadaan. Kesibukan atau apalah hal lain yang bisa jadi kambing hitam.
Apakah ini ego saya yang nggak bisa bertemu kegagalan? Setelah dua kali hamil tanpa usaha yang berarti, saya berharap terlalu tinggi, bahwa yang ketiga ini pun akan sama mudahnya.
Padahal sebelum menikah, saya memendam kekhawatiran akan susah punya anak, karena jadwal bulanan saya yang sempat nggak teratur. Dan saya pernah berdiskusi panjang lebar dengan Abang sebelum kami menikah, bagaimana rencana kami kalau nggak bisa punya anak. Hasil diskusi itu juga yang membuat saya semakin yakin menikah dengan Abang, tepat empat tahun yang lalu (happy anniversary, Sayang
)
Saat saya lagi eling, saya selalu berprasangka baik bahwa Allah Maha Tahu.
Allah akan memberi kami yang terbaik, yang mungkin belum saya ketahui hari ini kebaikannya.
Allah mungkin menganggap saat ini belum tepat. Karena saya mungkin nggak sanggup menangani dua anak sekaligus, dengan jarak yang terlalu berdekatan. Karena saya disuruhNya memanfaatkan waktu dan energi untuk berkarya dulu, memberikan manfaat bagi orang lain.
Jangan sampai saya jadi sombong dan menganggap yang saya inginkan setengah mati itu adalah yang terbaik buat kondisi kami sekarang. Toh kalau memang sudah takdirNya, Dia akan memberikan amanah kalau kami berdoa dan berusaha. Pasrah yang bukan nyerah. Sabar yang tetap berusaha.
Dan saya nggak perlu peduli apa kata orang lain. Bukannya saya terkenal sebagai si Cuek? Bukannya saya justru sering membesarkan hati teman2 untuk tutup kuping pada komentar2 khas orang Timur?
Tapi saya kan bukan manusia-setengah-dewa. Saya juga bisa (sering!) kehilangan kesabaran. Saya juga sering jadi nggak eling dengan pikiran positif di atas. Saya juga sering merasa lelah walaupun nggak pernah disalahkan oleh Abang.
Sudahlah, saya harus berhenti menangis dan mulai bersyukur lagi. Seperti saat kehilangan Z, saya nggak henti2nya bersyukur bahwa saya sudah punya satu Keajaiban : Naila.
Maaf, fasilitas komentarnya saya tutup. Biarlah curhat ini tetap menjadi monolog dan bukan diskusi.
Terima kasih sekali untuk semua teman2 yang telah dan selalu mendoakan. Tolong doakan kami untuk mendapat yang terbaik, bukan ’sekedar’ mendapat yang diinginkan.
. Tolong doakan agar saya selalu eling
.
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
SHOW COLUMNS FROM wp_tla_data LIKE 'post_id'
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
ALTER TABLE `wp_tla_data` ADD `post_id` BIGINT( 20 ) UNSIGNED NOT NULL DEFAULT '0' AFTER `id` ;
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
ALTER TABLE `wp_tla_data` ADD INDEX ( `post_id` ) ;
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
SELECT * FROM wp_tla_data
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
SHOW COLUMNS FROM wp_tla_data LIKE 'post_id'
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
ALTER TABLE `wp_tla_data` ADD `post_id` BIGINT( 20 ) UNSIGNED NOT NULL DEFAULT '0' AFTER `id` ;
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
ALTER TABLE `wp_tla_data` ADD INDEX ( `post_id` ) ;
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
SELECT * FROM wp_tla_data
Okke, maaf yaaa… Sejak awal bulan ini dirimu sudah memberi daku sebuah tugas. Idealnya posting itu jadi posting pertama di tahun baru ini. Tapi apa daya, gue sempat lama berkoneksi terbatas. Dan begitu bisa nulis, langsung deh ngaburudul berbagai ide posting yang lain
. Jadi ya, baru hari ini bisa dikerjain.
Jadi, apa saja sepuluh momen terindah gue di tahun 2006?
.
.
. Gue masih agak nggak percaya karena blog2 lain di Merdeka sangat bermutu, enak dibaca, dan cerdas. Sementara celoteh ini kan kadang nggak ketauan juntrungannya.
).
Tapi, Okke.. maaf yaaa… Gue bingung harus menyebarkan ke siapa lagi. Jadi siapa saja yang mau, silakan lho, tulis momen2 terindahmu di blog, dan tulis di kolom komentar di bawah. Kirim trackback, lebih baik lagi.
]]>WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
SHOW COLUMNS FROM wp_tla_data LIKE 'post_id'
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
ALTER TABLE `wp_tla_data` ADD `post_id` BIGINT( 20 ) UNSIGNED NOT NULL DEFAULT '0' AFTER `id` ;
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
ALTER TABLE `wp_tla_data` ADD INDEX ( `post_id` ) ;
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
SELECT * FROM wp_tla_data
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
SHOW COLUMNS FROM wp_tla_data LIKE 'post_id'
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
ALTER TABLE `wp_tla_data` ADD `post_id` BIGINT( 20 ) UNSIGNED NOT NULL DEFAULT '0' AFTER `id` ;
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
ALTER TABLE `wp_tla_data` ADD INDEX ( `post_id` ) ;
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
SELECT * FROM wp_tla_data
Saya sempat merasa “trauma” dengan liburan akhir tahun. Musibah seperti penyakit, bisa datang kapan saja. Termasuk saat kita ingin bersenang2 dalam liburan, melepaskan semua beban setelah setahun bekerja keras, menghilangkan lelah setelah menempuh lebih dari 15000 kilometer ( = 50 minggu x 2 x 150 km Bandung - Gandul) dalam setahun.
Mungkin saya saja yang seharusnya nggak terlalu banyak berharap dan membuat berbagai rencana. Tapi semoga saya masih bisa berharap bahwa semua akan baik2 saja.
Mereka yang belum menjadi orang tua mungkin akan sulit memahami bahwa setiap gigitan serangga dan setiap bersin anak akan membawa khawatir di hati orang tua. Cepat sembuh, Naila ![]()
Ah, tahun ini saya nggak akan membuat resolusi. Secara umum masih sama dengan tahun lalu, karena ternyata banyak resolusi tahun lalu yang belum berhasil direalisasikan. Kita lihat saja:
1. Membagi waktu dengan lebih baik dan memanfaatkan setiap slot waktu dengan lebih berkualitas bersama keluarga.
Masih sama, walaupun saya sudah cukup puas dengan tahun lalu.
Tahun 2006 lalu saya praktis hanya ada di Bandung pada akhir minggu. Sejauh ini sih, walaupun Naila sangat ca-per kalau Bundanya ada, tapi saya masih bersyukur karena dia masih sangat attached pada kedua orang tuanya.
2. Memanfaatkan tabungan dengan lebih baik, dengan investasi dalam bentuk property di Bandung Utara.
Checked, tapi sekarang kami ingin investasi dalam bentuk lain. Ada saran?
3. Mengurangi berat badan.
Yang ini gagal total. Alih2 turun, saya sekarang lebih berat beberapa kilogram dibandingkan awal tahun 2006.
Pembenaran saya: selalu makan pagi-siang-malam bersama tim di Gandul yang notabene laki2 semua, dan kurang olahraga. Garing ya? 
Semoga tahun ini bisa berhasil. Tapi saya agak enggan berdiet terlalu ketat dan olahraga terlalu berat karena resolusi nomor lima di bawah.
(no 4 kelewat.. thx Meg
)
4. Jadi lebih anggun, nggak ganjen dan centil lagi.
Juga gagal total. Lihat saja testimonial Friendster saya setahun ini yang sebagian besar berkomentar tentang bagaimana nggak anggunnya saya
.
5. Hamil lagi.
Tahun lalu belum kesampaian, kecapean mungkin ya? Sudah periksa ke dua dokter, nggak ada masalah. Mungkin memang belum diberi
. Doakan ya..
Oh ya, SELAMAT TAHUN BARU SEMUAAA!!!!!!!!
]]>WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
SHOW COLUMNS FROM wp_tla_data LIKE 'post_id'
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
ALTER TABLE `wp_tla_data` ADD `post_id` BIGINT( 20 ) UNSIGNED NOT NULL DEFAULT '0' AFTER `id` ;
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
ALTER TABLE `wp_tla_data` ADD INDEX ( `post_id` ) ;
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
SELECT * FROM wp_tla_data
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
SHOW COLUMNS FROM wp_tla_data LIKE 'post_id'
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
ALTER TABLE `wp_tla_data` ADD `post_id` BIGINT( 20 ) UNSIGNED NOT NULL DEFAULT '0' AFTER `id` ;
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
ALTER TABLE `wp_tla_data` ADD INDEX ( `post_id` ) ;
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
SELECT * FROM wp_tla_data
Gue dapat sejumlah pertanyaan dari Teh Lia seputar blogging. Kebetulan beberapa minggu sebelumnya, di milis Merdeka juga muncul kuesioner bertema mirip namun sedikit lebih lengkap dan dalam.
Bukannya kecanduan, tapi gue sudah merasa blog adalah bagian dari hidup
. Sejak tahun 1996 gue selalu punya situs web sendiri, seperti “rumah” di dunia maya. Awalnya dihost di server kampus, lalu pindah ke penyedia hosting gratisan seperti Tripod dan lainnya. Sekarang, dengan adanya blog engine yang memudahkan updating, situs jadi semakin aktual dan interaktif.
Buat gue pribadi, idealnya update blog dilakukan sekitar satu sampai tiga kali seminggu. Kalau terlalu jarang, pembaca kehilangan ritme. Sementara kalau terlalu sering, pembaca juga bisa bosan dan kesulitan mengejar “ketinggalan”. Apalagi kalau koneksi internetnya nyenen-ngemis.
Kembali pada pertanyaan2 tadi. Teh Lia menanyakan tiga hal tentang rumah maya ini, yaitu tentang lima alasan ngeblog, lima jenis blog yang disuka, dan lima blog yang paling sering dikunjungi. Gue akan jawab satu persatu ya!
Lima alasan ngeblog:
.Lima tipe blog yang disukai:
.
) atau Lita Mariana yang menyehatkan.
.Lima blog yang sering dikunjungi:

Nggak bisa jawab, Teh. Kenapa?
Gue pakai RSS reader untuk mengecek posting2 terbaru dari berbagai blog yang biasa gue kunjungi. Saat ini gue memanfaatkan Newsgator Online yang memuat lebih dari 230 blog.
Jadi gue membaca posting2 itu dari RSS reader (tolong ya, pake full feed, walaupun ada perdebatan soal ini
), dan hanya benar2 berkunjung ke blog yang bersangkutan kalau “tergelitik” dan ingin berkomentar.
Hemat waktu, hemat energi, hemat bandwidth
. It’s the power of RSS reader.
Lima blogger lain yang diwawancara:
Tolong ya, wawancaranya ditulis di blog. Penasaran nih
.
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
SHOW COLUMNS FROM wp_tla_data LIKE 'post_id'
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
ALTER TABLE `wp_tla_data` ADD `post_id` BIGINT( 20 ) UNSIGNED NOT NULL DEFAULT '0' AFTER `id` ;
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
ALTER TABLE `wp_tla_data` ADD INDEX ( `post_id` ) ;
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
SELECT * FROM wp_tla_data
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
SHOW COLUMNS FROM wp_tla_data LIKE 'post_id'
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
ALTER TABLE `wp_tla_data` ADD `post_id` BIGINT( 20 ) UNSIGNED NOT NULL DEFAULT '0' AFTER `id` ;
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
ALTER TABLE `wp_tla_data` ADD INDEX ( `post_id` ) ;
WordPress database error: [Can't find file: 'wp_tla_data' (errno: 2)]
SELECT * FROM wp_tla_data
Sebenarnya gue malu untuk menulis tentang ulang tahun. Seperti sebagian perempuan “Seri Tiga” lainnya, ada dua angka yang menjadi musuh gue saat ini: umur dan berat badan.
Toh tahun lalu gue sudah menulis tentang bertambahnya usia. Nggak banyak bedanya, begitu jawaban gue saat tetangga-sebelah-yang-sok-muda-padahal-cuma-sedikit-lebih-muda itu bertanya dengan sopannya (lewat status Yahoo!Messenger, bayangkan betapa respectful
), “Gimana rasanya digit kedua udah ga nol lagi?”
Digits are just numbers, DZIGH! ![]()
Walaupun begitu, ini adalah salah satu ulang tahun yang paling berkesan untuk gue. Kenapa?

Rasanya sudah cukup lama berselang, nggak ada yang memberi selamat sebanyak ini. Terima kasih kepada kemajuan teknologi seperti Friendster, reminder di ponsel, atau calendar di forum dan milis.
Ucapan selamat adalah doa. Dan hadiah doa yang makbul adalah hadiah yang paling berharga buat gue saat ini. Mulai dari doa seperti “Tetep geulis yaa…” dari mantan (aih) sampai doa untuk sukses di dunia kerja dan rumah tangga.
Amin.. amin.. Terima kasih teman
.
Selain itu, pada ulang tahun kali ini gue benar2 merasa harus bersyukur. Selama ini gue sudah banyak berkeluh kesah.
Mengeluh banyak kerjaan, padahal masih banyak orang yang mencari kerja, yang rela dua malam nggak tidur untuk pekerjaan seperti gue.
Mengeluh jarang bertemu suami, padahal masih ada teman seperti Ade yang sering ditinggal berlayar berbulan2.
Mengeluh nggak juga hamil lagi, padahal gue sudah punya Naila cantik, dan masih ada teman yang belum punya anak sama sekali walaupun sudah bertahun2 menikah.
Mengeluh kesepian, padahal banyak yang sayang sama gue, termasuk segudang teman
.
I know, life is more than meets the eye. Banyak yang nggak kasat mata, yang orang lain nggak tahu, tapi gue rasakan. Mungkin orang lain nggak tahu bahwa gue masih berharap ini itu, dan kecewa. Tapi hari ini, gue ingin bersyukur.
Dan salah satu hadiah kejutan tahun ini yang gue syukuri adalah, blog ini diterima bergabung dalam komunitas dan agregator blog Merdeka.
Buat gue, ini sangat membanggakan.
Betapa nggak, pendaftarnya ada 84, dengan bobot yang nggak perlu diragukan lagi. Sementara blog ini hanyalah celoteh seorang emak2 centil dengan roh remaja yang terperangkap dalam tubuh yang -hari ini misalnya- semakin menua. Bahkan untuk mendaftar saja, gue membutuhkan sejumlah kompor seperti Sang Pendiri komunitas, dan teman2 yang sudah terlebih dahulu menjadi anggota: Herry, Lita, dan teman sekolah gue, Rani.
Walaupun begitu, semoga blog ini berguna untuk komunitas. Seperti yang gue tulis di aplikasi submission bulan Mei lalu,
Blog itu interaktif, dan karena itu komunitas menjadi bagian yang nggak terpisahkan dari sebuah blog. Selain lewat bertukar komentar, komunitas juga bisa dibangun dengan cara lebih “formal”: mendaftarkan diri
.
Saya melihat, Merdeka adalah komunitas yang cocok untuk (blog) saya. Walaupun yang saya “bagi” dalam blog tidak memiliki tema khusus, hanya cerita keseharian anak dari sudut pandang emak, dan beberapa hal seputar saya sendiri, saya yakin apa yang saya tulis bisa menarik dan berguna untuk orang lain. Setidaknya untuk melewatkan waktu sambil tersenyum
.
Berterra terima kasih, untuk komunitas Merdeka.
]]>