Duh, ini blog dan seluruh website saya sempat down beberapa hari nih. Gara2 telat bayar domain, hehe. Jadi malu.
Sekarang, karena sudah bayar, saya jadi semangat mau ngeblog lagi. Walaupun cuma satu post, tapi kan kelihatan kalau saya nggak percuma bayar domain dan hosting.
Tadinya saya mau bikin semacam “kaleidoskop” peristiwa2 yang paling berkesan selama tahun 2009. Tapi kok rasanya banyak hal yang terlalu pribadi ya. Sementara yang cukup “umum” kan sebagian besar sudah sering diceritakan. Ya sutra, ganti topik ah!
Ingat nggak, di awal kuliah saya pernah bilang, my chapter of life as a student will be a life without high heels. That is mostly true: saya jarang2 pakai high heels ke sekolah, kecuali ada presentasi yang menuntut saya berpakaian lebih rapi. Atau saya lagi pengen cecentilan pake sepatu boot saya yang setinggi lutut dan berhak (maksudnya bukan berhak as in berkewajiban ya) 7 senti.
Walaupun saya nggak fashionable amat, walaupun saya nggak langsing2 amat, nggak terawat2 amat seperti seorang artis sinetron berinisial AS yang sedang kuliah di Australia juga, sepertinya seru juga mencatat tentang fashion and beauty saya selama kuliah. Karena biar bagaimanapun, hampir satu dekade saya kerja jadi mbak2 kantoran (istilahnya Trinity “Naked Traveler”) yang punya pakem berpakaian tertentu, pastilah ada perubahan yang cukup signifikan dengan penampilan saya saat saya kuliah. Saya nggak mau lah pakai blazer ke kampus. Tapi tetap pengen kelihatan gaya, nggak harus kelihatan seperti ABG, tapi sesuai umur saya, gitu.
Deuh Neng, makan tuh gayaaaa!!!
Baca selengkapnya…
Popularitas: 1%
Liburan lalu kita jalan melulu. nggak dari awal liburan banget juga memang, karena Abang baru libur tanggal 25. Jadi beberapa hari pertama Naila di rumah saja, dan saya sibuk ‘ngempesin badan’ biar nggak kebangetan gendutnya waktu liburan nanti. Kita ke Pangandaran tanggal 26 sampai 28, lalu ke Bogor tanggal 30, ke Jakarta tanggal 1, dan kembali ke Bandung tanggal 3.
Seperti Nita juga, saya sempat khawatir nggak jadi liburan. Mau berangkat ke Pangandaran tgl 26 pagi, eh tanggal 24 malam Naila agak panas badannya. Alhamdulillah setelah diberi parasetamol dan dikompres, nggak naik2 lagi suhunya.
Day 1
Tanggal 26 kita berangkat jam 7 pagi, supaya jalan belum terlalu penuh. Alhamdulillaah lancar. Kita sempat berhenti sekali di SPBU sebelum Ciawi karena Naila mengeluh pusing. Maklum, antara Nagrek sampai Ciawi kan jalannya belok2 seperti rambut saya. Tapi syukur, kita nggak sampai muntah walaupun nggak ada yang makan obat anti mabuk.
Seperti waktu saya kecil, Naila nggak tidur di jalan. Dia sibuk memperhatikan, ini kota apa. Lalu saya menunjukkan tonggak batu putih (”pal”) di sisi jalan yang fungsinya menunjukkan jarak ke kota berikutnya. She was very excited.
Baca selengkapnya…
Popularitas: 1%
Two days ago, my friend Hanifa Ambadar contacted me. Also known as Hanzky, she is the founder of the most famous Indonesian fashion, beauty and style online media: Fashionesedaily.com. This site has now two sister sites: Mommies Daily and Fame n Frame. The first one is as the name told, all about being a mom. And the second site discusses on celebrity style.
Long story short, she asked me to contribute on a featured page of Mommies Daily which was released on Indonesian Mother’s Day, 22 December. I was supposed to write about what motherhood has taught me. Surprisingly, my writing was up on the page with those from other contributors, who are mostly famous women in Indonesian internet world. I am touched, Han, thank you
.
This this what I wrote for that page:
Baca selengkapnya…
Popularitas: 1%
Beberapa waktu lalu saya dikontak oleh beberapa calon adik kelas yang akan kuliah di CMU bulan Januari 2010 yang akan datang. Sebenarnya saya mau bercerita tentang kesan2 semester pertama lewat pesan pribadi, tapi kemudian saya berubah pikiran. Tulisan ini moga2 bisa menjawab semua pertanyaan teman2, dan mungkin juga bisa berguna buat orang lain.
Seperti sudah saya singgung sebelumnya, ada dua jurusan di CMU Australia, yaitu Master of Public Policy Management (PPM) dan Master of Information Technology (IT). Ada dua pilihan untuk menyelesaikan kuliah, yaitu secara penuh-waktu atau paruh-waktu. Mahasiswa asing umumnya mengambil program penuh-waktu, sementara program paruh-waktu biasanya diminati karyawan, dan bisa mengambil waktu sampai 5 tahun. Untuk program penuh-waktu jurusan PPM, kita bisa mengambil jalur 3 semester atau 5 semester. Sementara untuk IT hanya ada pilihan jalur 3 semester. Perlu diketahui bahwa yang disebut “semester” sebenarnya adalah caturwulan alias sepertiga tahun. Jadi jalur 3 semester akan memakan waktu satu tahun.
Baca selengkapnya…
Popularitas: 1%